KKN-P ANGKATAN 4 D4 TRKB POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG KEMBALI MENYAPA MANIMBAHOI
(HumasPNUP) - Program Kuliah Kerja Nyata Profesi (KKN-P) Angkatan 4 dari Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Kimia Berkelanjutan (TRKB), Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Ujung Pandang resmi dimulai di Desa Manimbahoi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa. Kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 1 hingga 21 Agustus 2025 sebagai bagian dari komitmen Kampus Berdampak: membangun kolaborasi nyata antara kampus dan desa.
Sebanyak 60 mahasiswa disebar ke enam posko yang tersebar di berbagai dusun. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Camat Parigi, Bapak Abd. Latif Has., S.E., yang menyampaikan bahwa KKN-P menjadi ruang pengabdian yang strategis untuk membentuk karakter mahasiswa sekaligus mendukung kemajuan desa.
"Manimbahoi adalah desa yang bersahaja dan penuh potensi. Mahasiswa harus hadir sebagai teladan, menjaga nama baik kampus, dan bekerja dengan hati," pesan Camat Parigi dalam sambutan pembukaan.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh Kepala Desa Manimbahoi Drs. Kamaruddin, para Kepala Dusun, Tim Penggerak PKK, perangkat desa, serta warga desa, termasuk para pemilik rumah yang dijadikan posko mahasiswa. Keenam rumah posko tersebut disiapkan oleh pemerintah desa dan didistribusikan oleh para kepala dusun di bawah koordinasi kepala desa. Para pemilik rumah sekaligus menjadi "orang tua mahasiswa" selama pelaksanaan program.
Dalam laporannya, Koordinator Desa KKN, Sandy, menyampaikan bahwa mahasiswa telah melakukan survei dan pemetaan situasi sejak 30 Juni 2025. "Program kerja kami susun berdasarkan kebutuhan nyata warga. Seluruh mahasiswa siap berkarya dan berkontribusi secara langsung," ujarnya.
Kepala Desa Drs. Kamaruddin menyatakan bahwa kegiatan KKN-P tahun 2024 lalu terbukti memberi banyak manfaat bagi masyarakat. "Kami menyambut kembali adik-adik mahasiswa. Manimbahoi terbuka dan siap bersinergi untuk kemajuan bersama," ucapnya.
Ketua Jurusan Teknik Kimia, Wahyu Budi Utomo, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara kampus dan desa. Ia juga menyampaikan kepercayaan penuh kepada para mahasiswa untuk belajar di luar ruang kelas. "Kami bangga menitipkan mahasiswa kami di desa yang begitu terbuka dan mendukung pengembangan ilmu," tuturnya.
Sementara itu, Ir. Yuliani HR, S.T., M.Eng selaku Koordinator Program Studi D4 TRKB sekaligus Penanggung Jawab KKN-P, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat pengabdian, tetapi juga menjadi jembatan sinergi antara kampus dan desa.
"Desa Manimbahoi adalah ruang belajar yang luar biasa—ramah, penuh kekeluargaan, dan sangat terbuka. Bagi kami, Manimbahoi ibarat intan yang tersembunyi di kaki gunung. Untuk mencapainya harus melewati sungai dan jembatan, namun di sanalah tersimpan potensi yang berharga jika disentuh dengan ilmu dan hati," ungkap Ir. Yuliani HR.
Mahasiswa akan melaksanakan program-program berbasis agroindustri, seperti:
- Pelatihan pengolahan hasil pertanian
- Pembuatan VCO (Virgin Coconut Oil) dan produk turunannya
- Pemanfaatan sumber daya lokal lainnya
Selain itu, mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan desa seperti Rabu Sehat, Jumat Ibadah, dan Sabtu Bersih.
KKN-P ini menjadi bagian dari gerakan Kampus Bersinergi dengan Desa, di mana kampus tidak hanya hadir untuk mendidik, tetapi juga untuk berkolaborasi dan membangun bersama masyarakat.
Dengan motto "Di Kampus Kami Belajar, di Desa Kami Berkarya Bersama Masyarakat", mahasiswa KKN-P Angkatan 4 D4 TRKB siap menjadikan pengalaman ini sebagai titik awal kontribusi nyata dalam pembangunan desa.
Program ini mengusung semangat "Jayalah Teknik Kimia, Manimbahoi Bangkit, Gowa Maju, PNUP Mantap!" sebagai wujud komitmen bersama memajukan desa melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.










