PNUP Serahkan Mesin Peniris Minyak untuk UMKM Abon Ikan melalui Kolaborasi Learning Express Internasional
(Humas PNUP) – Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) melalui Kantor Urusan Internasional melaksanakan kegiatan serah terima Mesin Peniris Minyak Berbasis Sistem Sentrifugal yang Terintegrasi dengan Kompor sebagai realisasi prototipe Project Fish Floss pada Program Learning Express (LeX) 2024, Senin (14/12/2025).
Mesin tersebut diserahkan kepada Jusmiati, S.Pd., pelaku UMKM Jabal Nur yang bergerak di bidang produksi abon ikan tuna Pallu Ce’la di Malino, Kabupaten Gowa. Penyerahan dilakukan oleh Penanggung Jawab Kegiatan Kantor Urusan Internasional PNUP sekaligus Koordinator LeX PNUP, Sitti Sahriana, S.S., MAppLing, bersama tim alumni Jurusan Teknik Mesin Program Studi D4 Teknik Manufaktur angkatan 2021, yakni Muh. Fadhil Al Farizi, Satrio Wahyu Mukti Haryo Wibawanto, dan Heriyansyah.
UMKM Jabal Nur yang telah beroperasi selama kurang lebih dua tahun menghadapi kendala utama berupa keterbatasan kapasitas produksi dan penggunaan peralatan produksi yang belum efisien. Permasalahan tersebut teridentifikasi pada pelaksanaan Program Learning Express September 2024 dan kemudian dikembangkan menjadi Project Fish Floss. Inisiatif pengembangan solusi teknologi ini selanjutnya diangkat sebagai tugas akhir mahasiswa.
Dalam proses perancangan dan penyelesaian tugas akhir, tim mahasiswa mendapatkan pendampingan dari Ahmad Zubair Sultan, S.T., M.T., Ph.D. selaku Pembimbing I dan Sitti Sahriana, S.S., MAppLing sebagai Pembimbing II. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan dosen fasilitator dari Singapore Polytechnic dan Politeknik Negeri Ujung Pandang, yaitu Norazhar Mohamed Sepet, Wong Sue Ting, Sampath Kumar Karutaa Gnaniar, Mardiana Amir, Baso Nasrullah, dan A. Nursyamsi Amin.
Penyerahan mesin ini menjadi simbol terjalinnya kerja sama yang berkelanjutan antara Politeknik Negeri Ujung Pandang dan Singapore Polytechnic dalam pelaksanaan Program Learning Express. Kolaborasi internasional ini memiliki nilai strategis dalam penguatan jejaring global pendidikan vokasi, peningkatan kualitas pembelajaran berbasis proyek (project-based learning), serta pengembangan kompetensi mahasiswa yang berorientasi pada pemecahan masalah nyata di masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PNUP menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi teknologi tepat guna yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi pengembangan dan keberlanjutan UMKM lokal.











