English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Transformasi Pendidikan STEM, Jurusan TIK PNUP Gelar Kuliah Umum ‘AIoT Talk Series’ Hadirkan Pakar Robotika

10 Dec 2025 - 03:50 WITA · 10 Dec 2025 - 12:03 WITA · PUBLIC RELATION · 279

(HumasPNUP) – Di tengah pesatnya disrupsi teknologi global, Jurusan Teknik Informatika dan Komputer (JTIK) Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak talenta digital masa depan. Melalui "Lab. IoT Talk Series", JTIK PNUP menyelenggarakan kuliah umum daring bertajuk "AIoT untuk Pendidikan" pada Selasa (10/12), yang menyoroti urgensi integrasi kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) dalam metode pembelajaran modern.

Acara yang berlangsung melalui platform Zoom Meeting dari pukul 10.00 hingga 12.30 WITA ini dibuka secara resmi oleh Ketua Jurusan Teknik Informatika dan Komputer PNUP, Irmawati, S.T., M.T. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguasaan teknologi mutakhir bagi mahasiswa, khususnya angkatan 2023 Program Studi D4 Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang menjadi target utama audiens kegiatan ini.

Kuliah umum ini menghadirkan narasumber ahli di bidangnya, yakni Aji Endro Cahyono, S.T., Head of Academic RACER Robotic. Fokus utama pembahasan mengarah pada bagaimana AIoT—sebuah sinergi teknis antara kemampuan berpikir mesin dan jaringan perangkat fisik—mampu merestrukturisasi cara konsep sains diajarkan.

Dalam paparannya, dijelaskan bahwa AIoT bukan sekadar peningkatan teknologi semata, melainkan sebuah metode yang menawarkan peluang unik untuk menjadikan pendidikan berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) lebih personal dan interaktif.

"Integrasi AIoT memungkinkan konsep-konsep abstrak seperti reaksi kimia atau mekanika fisika menjadi pengalaman visual dan eksperiensial yang nyata bagi mahasiswa," ungkap Aji, menegaskan bahwa simulasi interaktif adalah kunci pemahaman mendalam.

Salah satu sorotan utama dalam kuliah umum ini adalah relevansi robotika dalam kurikulum pendidikan. Materi yang disampaikan menggarisbawahi bahwa robotika berbasis AI sangat direkomendasikan untuk diterapkan pada berbagai jenjang pendidikan. Hal ini dikarenakan potensi robotika dalam menanamkan kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah (problem solving) secara praktis, serta membangun kepercayaan diri siswa.

Penerapan AI dalam IoT dinilai mampu mempercepat proses problem solving saat mahasiswa merancang sistem, sehingga meningkatkan efisiensi pembelajaran secara signifikan.

Tidak hanya teori, kuliah umum ini diperkuat dengan sesi demonstrasi dan uji coba perangkat AIoT yang dipandu langsung oleh tim demonstrator yang terdiri dari Salvalynda Riana Putri, Raffi Kamal Ikhsan, dan Muhammad Alfarid Gani. Demonstrasi ini membuktikan bagaimana data, yang disebut sebagai tulang punggung AIoT, diolah secara efisien oleh kecerdasan buatan dalam jaringan yang saling terhubung.

Penyelenggaraan Lab. IoT Talk Series ini diharapkan menjadi bekal fundamental bagi mahasiswa JTIK PNUP. Penguasaan AIoT diproyeksikan dapat mentransformasi peran mahasiswa dari sekadar pengguna teknologi menjadi inovator, kreator, dan pemimpin masa depan yang siap menghadapi tantangan dunia nyata.

Dengan berakhirnya sesi pada pukul 12.30 WITA, JTIK PNUP kembali menegaskan posisinya sebagai institusi vokasi yang responsif terhadap perkembangan teknologi Artificial Intelligence of Things, memastikan lulusannya memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri 4.0.

 


@poltek_upg