English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Mahasiswa PNUP Atasi Blankspot Sinyal di Kampung Bu'nea Melalui Teknologi DAS

25 Nov 2025 - 22:19 WITA · PUBLIC RELATION · 418

(HumasPNUP) – Sebuah terobosan teknologi telekomunikasi berhasil dihadirkan oleh mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Jaringan Telekomunikasi (TRJT), Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) untuk mengatasi permasalahan blankspot sinyal di Kampung Bu'nea, Desa Bulutellue, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep. Melalui kegiatan Project Based Learning (PBL), tim mahasiswa berhasil mengimplementasikan teknologi Distributed Antenna System (DAS) yang kini memberikan akses internet 4G bagi masyarakat setempat.

Kampung Bu'nea selama ini menghadapi kendala serius dalam mengakses jaringan telekomunikasi akibat kondisi geografis berupa bukit yang menghalangi propagasi sinyal seluler. Kondisi ini menyebabkan kawasan permukiman warga menjadi zona blankspot tanpa sinyal sama sekali.

Ketua tim pelaksana, Andi Nurhidayah Muhlis, menjelaskan bahwa proyek ini dimulai dengan survei lapangan untuk mengidentifikasi titik-titik potensial penerimaan sinyal. "Kami menemukan bahwa sinyal 4G hanya tersedia di titik batu pada kawasan yang lebih tinggi. Dari situ, kami merancang solusi menggunakan antena LPDA (Log Periodic Dipole Array) yang diarahkan ke titik tersebut untuk menangkap sinyal pantulan," jelasnya.

Sistem yang dirancang mahasiswa memanfaatkan repeater DAS untuk memperkuat dan mendistribusikan sinyal yang ditangkap ke dalam rumah-rumah warga. Pendekatan ini merupakan penerapan teknologi Non-Line-of-Sight (NLOS) Indirect Reflection Pointing, sebuah metode yang efektif untuk daerah dengan topografi pegunungan.

Keberhasilan implementasi sistem ini terbukti dari hasil pengukuran teknis yang menunjukkan peningkatan dramatis. Sebelum pemasangan sistem, perangkat komunikasi tidak mampu mendeteksi sinyal dengan nilai RSRP (Reference Signal Received Power) berada pada level ≤ -200 dBm. Setelah sistem DAS diaktifkan, kualitas sinyal meningkat signifikan menjadi RSRP -96 dBm, dengan jaringan LTE Band 8 yang dapat diterima secara stabil di dalam rumah warga.

"Pencapaian ini membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi mampu mengaplikasikan ilmu perkuliahan untuk menyelesaikan permasalahan nyata di masyarakat," tambah Andi Nurhidayah Muhlis.

Proyek PBL ini melibatkan delapan mahasiswa Prodi TRJT, Jurusan Teknik Elektro PNUP yang bekerja secara kolaboratif mulai dari tahap perencanaan, survei lapangan, pemasangan perangkat, hingga pengujian sistem. Tim tersebut terdiri dari Andi Nurhidayah Muhlis sebagai ketua, didampingi oleh Raphael Junior Sirande, Adriangga, Andi Fijriah Intan, Fadli Nur Ramadhan, Nurul Hidayah, Bayu Septa Pratama, dan Ardi Arsyad.

Kehadiran akses internet 4G di Kampung Bu'nea diharapkan dapat membuka peluang baru bagi masyarakat dalam mengakses informasi, pendidikan, dan layanan digital lainnya. Proyek ini juga menjadi bukti nyata kontribusi pendidikan vokasi dalam memberikan solusi berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Melalui kegiatan Project Based Learning seperti ini, PNUP konsisten menjalankan misinya untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan memecahkan masalah di tengah masyarakat.


@poltek_upg