English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Mahasiswa PNUP-SP Lakukan Pengabdian Masyarakat Melalui Program LeX 2019

05 Mar 2019 - 10:06 WITA · 05 Mar 2019 - 10:08 WITA · HUMAS · 587

Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) untuk keempat kalinya kembali melaksanakan program Learning Express (LeX) yang melibatkan Singapore Polytechnic (SP) sebagai salah satu partner institusi luar negeri. Program yang telah dilaksanakan sejak tahun 2016 lalu merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (community service) yang melibatkan mahasiswa dan dosen dari kedua institusi. Program LeX tahun ini berlangsung selama kurang lebih 12 hari (3-14/3) yang pembukaannya dilakukan pada Senin (4/3) bertempat di aula kampus I PNUP.

Saat membuka acara program LeX 2019, Pembantu Direktur I PNUP, Ahmad Zubair Sultan, Ph.D., menyampaikan apresiasi yang besar atas kepercayaan yang diberikan kepada PNUP sebagai tuan rumah. Ditambahkan juga bahwa melalui program LeX ini dapat dibangun karakter mahasiswa secara langsung karena memadukan sisi akademik dan sisi humanis karena akan ada satu sesi di mana semua peserta harus berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal dengan suasana pedesaan yang tentu saja menjadi pengalaman luar biasa. Kegiatan ini juga diharapkan dapat terus dilanjutkan meskipun program ini telah selesai dan kalau memungkinkan dikembangkan dengan berbagai kegiatan yang lebih bervariasi.

Selanjutnya ditambahkan oleh Mr. Daniel Tong sebagai fasilitator SP, kunjungan ke PNUP selalu berkesan sebab mahasiswa SP mendapatkan sejumlah edukasi mengenai budaya Indonesia yang sangat bermanfaat di samping tambahan mengenai sistem teknologi yang sementara dikembangkan di Indonesia. Di sisi lain, dirinya berharap agar para mahasiswa SP menjadikan kegiatan berharga ini sebagai suatu pengalaman yang luar biasa mengingat karakteristik masyarakat Singapura berbeda dengan Indonesia. Bersosialisasi langsung dengan masyarakat lokal dengan suasana pedesaan yang betul-betul alami merupakan hal langka yang sulit ditemui di Singapura.

Program LeX merupakan program pengabdian masyarakat yang akan melibatkan mahasiswa dan dosen dari PNUP dan SP. Pada pelaksanaan program tersebut, mahasiswa SP bersama mahasiswa PNUP akan melaksanakan suatu kegiatan yang berdasarkan community issues yang sedang berkembang di masyarakat. Untuk menentukan kegiatan apa yang akan dilaksanakan, program LeX diawali dengan survei ke lokasi yang telah ditentukan oleh kedua institusi dimana pada lokasi tersebut berkembang semacam community issues yang memerlukan pemecahan masalah. Mahasiswa dan dosen pendamping akan berbaur dengan masyarakat setempat selama program berjalan. Program LeX terdiri dari tiga kegiatan utama yaitu observation, village homestay, dan brainstorming of the solution.

Program learning express kali ini mengangkat tema “Connecting, Creating, Caring” yang sengaja dipilih karena dalam proses pelaksanaannya bertujuan untuk mengaplikasikan ilmu dan keahlian mahasiswa dan para dosen ke dalam bentuk karya nyata untuk membantu masyarakat yang akan dijadikan project dalam kegiatan ini. Para peserta program LeX 2019 tidak hanya melibatkan mahasiswa dan dosen pembimbing dari PNUP dan SP, tetapi juga melibatkan kelompok usaha masyarakat lokal yang telah dipilih melalui riset yang berada di daerah Padang Lampe, Pundata Baji, dan Taraweang Kabupaten Pangkep. Project yang akan dilakukan di tiga tempat tersebut adalah batu bata, kecap, dan arang tempurung.

Tim PNUP yang terdiri dari 26 mahasiswa dari enam jurusan dan 3 dosen pembimbing beserta tim SP yang terdiri dari 28 mahasiswa dan 3 orang dosen pembimbing telah berangkat ke Kabupaten Pangkep, Selasa(5/3). Selama beberapa hari berinteraksi dengan masyarakat lokal, peserta program LeX 2019 diharapkan dapat membantu masyarakat lokal dengan memberikan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi terkait dengan usaha yang mereka jalankan selama ini.