Mahasiswa PNUP Hadirkan Akses Internet 4G di Wilayah Blankspot Kabupaten Takalar
(HumasPNUP) – Mahasiswa semester 5 Program Studi Teknik Telekomunikasi Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) berhasil menghadirkan akses internet 4G di salah satu wilayah blankspot di Kabupaten Takalar, tepatnya di Dusun Buangka, Desa Cakura, yang selama ini hanya dapat menikmati jaringan 2G dengan kualitas sangat terbatas.
Melalui penerapan teknologi Distributed Antenna System (DAS) yang dikombinasikan dengan Repeater 4G, para mahasiswa mampu meningkatkan kualitas jaringan dari 2G menjadi 4G. Dengan inovasi ini, masyarakat kini dapat mengakses internet dengan lebih cepat dan stabil.
Kegiatan ini merupakan bagian dari metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang dilaksanakan di bawah bimbingan Sulwan Dase, S.T., M.T. Tim terdiri dari sembilan mahasiswa: Indah Pratiwi (Ketua Tim), Muh. Nabil Rahman, Rizki Siregar, Ray Putra Pratama, Nur Fadillah, Nursagita, Nabila, Amara Fitrah, dan Asyam Fa'iq Rahman. Kegiatan ini juga mendapat pendampingan langsung dari Ketua Tim PBL Malino, Saudara Arham.
"Proyek ini membuktikan bahwa mahasiswa PNUP tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmunya untuk memberikan solusi nyata bagi masyarakat," ujar Sulwan Dase.
Indah Pratiwi selaku Ketua Tim menyampaikan, "Kami sangat senang bisa berkontribusi untuk masyarakat Buangka. Meski implementasi ini bersifat sementara, kami berharap dapat memberikan gambaran betapa pentingnya akses internet yang memadai bagi kemajuan daerah."
Namun demikian, perangkat yang digunakan dalam kegiatan PBL tersebut harus dibawa kembali ke Laboratorium Frekuensi Tinggi dan Transmisi PNUP sesuai dengan ketentuan pembelajaran. Oleh karena itu, mahasiswa dan warga setempat berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap wilayah blankspot seperti Dusun Buangka, agar pemerataan akses komunikasi dapat terwujud dan seluruh masyarakat dapat terhubung dengan mudah dan cepat.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen PNUP dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga peka terhadap permasalahan sosial dan mampu memberikan solusi inovatif bagi masyarakat.










