JTE PNUP Gelar Lokakarya Design Thinking untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Berbasis OBE
(HumasPNUP) - Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) menggelar lokakarya bertajuk "Penerapan Design Thinking untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Berbasis OBE" pada Rabu, 26 November 2025, di Aula PNUP. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–17.00 WITA ini dihadiri oleh dosen dan tenaga pendidik dari berbagai program studi di Jurusan Teknik Elektro.
Lokakarya menghadirkan narasumber Hendawan Soebhakti, S.T., M.T., Staf Ahli Wakil Direktur Bidang Akademik Politeknik Negeri Batam, yang berpengalaman dalam pengembangan kurikulum dan inovasi pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Hendawan memaparkan pentingnya pendekatan Design Thinking sebagai metode kreatif dalam merancang proses pembelajaran yang lebih relevan, efektif, dan berpusat pada kebutuhan mahasiswa. "Pendekatan Design Thinking mendorong pendidik untuk memahami mahasiswa lebih dalam, menemukan solusi inovatif, serta meningkatkan kualitas capaian pembelajaran," ujarnya.
Kegiatan dibuka resmi oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik PNUP, Prof. Ahmad Rizal Sultan, S.T., M.T., Ph.D., dan dilanjutkan dengan sesi diskusi, praktik konsep Design Thinking, serta simulasi penerapan OBE di lingkungan pembelajaran vokasi. Para peserta tampak antusias, terutama saat merancang model pembelajaran berbasis permasalahan nyata (problem-based learning) melalui pendekatan Design Thinking.
Ketua Jurusan Teknik Elektro PNUP, Dharma Aryani, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kurikulum berbasis capaian pembelajaran. "Lokakarya ini diharapkan membantu dosen menyelaraskan mata kuliah dengan kebutuhan industri dan standar internasional, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran praktik dan proyek mahasiswa," jelasnya.
Melalui lokakarya ini, Jurusan Teknik Elektro PNUP berharap dapat memperkuat kapasitas dosen dalam menyusun strategi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan industri dan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam upaya peningkatan mutu akademik serta penyelarasan pembelajaran vokasi dengan standar global.










