English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

PNUP Sukses Gelar MCAS 2025: Wujudkan Keberlanjutan Melalui Inovasi Teknologi Bersama Pakar dari Jepang dan Singapura

08 Nov 2025 - 10:04 WITA · 10 Nov 2025 - 17:18 WITA · PUBLIC RELATION · 733

(Humas PNUP) – Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) kembali menyelenggarakan Makassar Conference of Applied Sciences (MCAS) 2025 atau Konferensi Ilmu Terapan Makassar ke-3, bertempat di Claro Hotel & Convention Makassar pada Sabtu (8/11/2025). Penyelenggaraan MCAS juga dirangkaikan dengan Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ke-8, sehingga memperluas ruang kolaborasi antarpeneliti, dosen, dan praktisi dari berbagai perguruan tinggi.

Konferensi yang menggabungkan bidang ilmu terapan dan sosial ini menjadi wadah akademik bagi para peneliti, praktisi, dan akademisi untuk mempresentasikan hasil penelitian terbaru serta bertukar gagasan dalam pengembangan inovasi berkelanjutan.

Tahun ini, MCAS 2025 – Teknik & Sains mengusung tema “Sustainability through Innovative Technologies”, yang berfokus pada bagaimana konsep keberlanjutan dapat diwujudkan melalui penerapan teknologi di berbagai disiplin ilmu. Konferensi juga menyoroti penelitian terapan inovatif di bidang teknik dan sains, serta implementasinya di dunia nyata yang berkontribusi pada sistem yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan tangguh.

Acara ini menghadirkan tiga pembicara kunci (keynote speakers) berkaliber internasional, yaitu:

  1. Dr. Eng. Lutfian R. Daryono dari Nittoc Construction Co., Ltd., Jepang, dengan topik “Biocementation for Soil Treatment.” Dr. Lutfian meraih gelar Ph.D. dalam Sustainable Resources Engineering dari Hokkaido University dan memiliki keahlian dalam pengembangan teknologi serta produk geoteknik.
  2. Mr. Sin Moh Cheah, Centre Director Singapore Polytechnic Centre for Innovation in Teaching and Learning, membawakan topik “Development of Students Sustainability Mindset: The CDIO+GenAI Approach.” Beliau merupakan Co-Leader The CDIO Initiative – Asia Region dan alumnus MBA University of Queensland, Australia.
  3. Mr. Soh Kim Fai, Senior Manager (Teaching & Learning) Singapore Polytechnic, memaparkan “CDIO Applications on Teaching and Research (Strengthening University-Industry Collaboration).” Dengan latar belakang pendidikan dari Nanyang Technological University dan University of New South Wales, beliau fokus pada penguatan kolaborasi antara universitas dan industri.

Konferensi dibuka secara resmi oleh Direktur PNUP, Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., yang didahului dengan laporan Ketua Panitia, Dr. Muhammad Ruswandi Djalal, S.ST., M.T. Sesi plenary dipandu oleh Dharma Aryani, S.T., M.T., Ph.D., yang menampilkan presentasi video dan sesi tanya jawab interaktif bersama para pembicara.

Pada sesi siang dan sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan parallel sessions yang memberikan kesempatan bagi para peneliti untuk mempresentasikan karya ilmiah mereka di berbagai ruang paralel. Semua makalah yang diterima akan dipublikasikan melalui AIP Publishing dalam prosiding terindeks SCOPUS, sehingga memberikan kesempatan bagi peneliti untuk meningkatkan visibilitas karya ilmiahnya di tingkat internasional.

Melalui kegiatan ini, PNUP berupaya mempertemukan para peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk berbagi ide serta mendorong kolaborasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor industri dan masyarakat. PNUP berharap, MCAS 2025 dapat menjadi kontribusi nyata dalam pengembangan solusi inovatif menuju tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Konferensi ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada para keynote speakers dan peserta, menandai berakhirnya kegiatan ilmiah tahunan ini dengan semangat kolaborasi dan inovasi menuju masa depan yang berkelanjutan.


@poltek_upg