English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Hadirkan Wi-Fi Gratis dan CCTV, PKM PNUP-Care Dukung Masjid Ramah Anak (MRA)

09 Jul 2021 - 12:30 WITA · PUBLIC RELATION · 759

Tim Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) Care yang terdiri atas 4 orang dosen melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui fasilitas Wi-Fi untuk akses internet gratis dan CCTV, di lokasi mitra Masjid Raudhatul Jannah GMA Jl Dg Ramang Kota Makassar, Kamis (8/7). Penggagas PNUP Care, Ir. Sirmayanti, S.T., M.Eng. Ph.D, IPM, bersama tim kerja Ir. Ichsan Mahjud, M.T, Muhammad Mimsyad, S.T., M.Eng., Ph.D, dan Dr. Mahyati, ST, M. Si., dibantu oleh 3 mahasiswa Prodi D4 Teknologi Rekayasa Jaringan Telekomunikasi secara langsung turut bekerja dalam instalasi, pemasangan, dan uji coba teknis pemasangan CCTV dengan tujuan untuk melatih mahasiswa memiliki keterampilan lapangan bidang telekomunikasi dengan baik.

Sasaran utama PNUP Care ini adalah pembangunan fasilitas Wi-Fi yang dapat diakses dalam jangkauan seluruh area masjid. Dengan adanya akses Wi-Fi, beberapa program mitra dapat diwujudkan terutama untuk pengembangan website masjid yang berjalan aktif, pengadaan CCTV dan misi nasional Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk mewujudkan masjid lebih ramah terhadap anak, menghidupkan gerakan AYO KE MASJID dan menargetkan 25 ribu Pendidikan Anak Usia Dini di masjid.

Ketua tim PNUP Care, Sirmayanti, mengungkap bahwa terdapat beberapa metode transfer teknologi yang diberikan kepada mitra yaitu pembangunan GMA-net dengan Modem Wi-Fi melalui jaringan unlimited fiber optic dengan kecepatan access 10 Mbps berkapasitas 25-30 users serta sosialisasi pengenalan teknologi smartphone/gadget yang baik dan aman bagi kelompok anak-anak melalui pendampingan Internet-Care.  Ditambahkan lagi olehnya bahwa masjid yang dilengkapi Wi-Fi dan akses Internet gratis memancing anak-anak untuk ke masjid. Meskipun kids’ playground tidak tersedia karena keterbatasan lahan di tempat mitra, namun kid’s corner dengan fasilitas Wi-Fi sudah cukup akan menyenangkan bagi anak-anak tersebut dan membuat mereka semakin dekat dengan masjid, sembari dapat belajar virtual dan melalukan kegiatan menarik lainnya. Anak-anak yang belajar virtual dengan Internet, ketika waktu shalat tiba semua berhenti bermain dan melaksanakan shalat berjamaah. Hal ini baik untuk pendalaman akidah dan membuat adaptasi kebiasaaan baik.

Mitra PKM, H. Nur Adil selaku wakil pengurus masjid, bahwa tujuan MRA adalah agar anak-anak lebih dekat dengan masjid. Hal ini berdasarkan stigma bahwa anak-anak sering dianggap pengganggu dan sumber suara keributan saat orang dewasa ingin khusuk dalam beridabah. Oleh sebab itu, anak-anak akan sering diusir dan menjauh dari masjid. Jika akses Internet sudah ada, anak-anak dapat leluasa mengakses sarana dan prasarana yang tersedia di masjid, sehingga anak-anak akan betah tinggal di masjid sambil menunggu waktu shalat. CCTV sangat membatu untuk memonitor kegiatan di masjid terutama aktivitas anak-anak. Masjid akan menjadi lembaga pemberdayaan masyarakat dan sebagai pusat pendidikan non-formal anak-anak yang menyenangkan. Selain itu kami juga memiliki program-program khusus agar masjid memiliki kapasitas pemancar Internet GMA-net yang dapat diakses gratis oleh anak-anak/siswa untuk membantu mereka belajar jarak jauh di masa Covid-19. Dengan pemasangan GMA-net, anak-anak dapat menggunakannya untuk belajar daring jika fasilitas mereka (Internet) belum ada di rumah, maka dengan demikian mereka dapat memilih masjid sebagai tempat belajarnya, lanjut imbuhnya.

 

 

 

 


@poltek_upg