English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Bukber JTS PNUP, Prof Sugiarto : Menjaga Silaturahmi & Tradisi Bulan Suci Ramadan

09 Mar 2026 - 09:25 WITA · 09 Mar 2026 - 14:24 WITA · PUBLIC RELATION · 34

(HumasPNUP)- Memasuki hari ke-16 ramadan 1447 Hijriah Jurusan Teknik Sipil (JTS) Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) mengadakan buka bersama (Bukber) menghangatkan silaturahmi sesama sivitas akademika bersama masyarakat sekitar yang berlangsung di Masjid Ulil Al-Baab Tamalanrea, Makassar, Jumat, 6 Maret 2026.

Beberapa unsur pimpinan yang hadir seperti Wadir bidang Akademik Prof. Ahmad Rizal Sultan, S.T., M.T., Ph.D. dan Wadir bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Andi Muhammad Subhan serta Kajur Teknik Mesin Prof. Dr. Ir. Syaharuddin Rasid,  M.T.

Juga beberapa dosen senior JTS seperti mantan Direktur PNUP Prof. Ir. Muhammad Suradi, M.Eng., St., Ph.D. serta mantan Kajur JTS dan anggota senat Dr.Ir.Basyar Bustan, M.T.

Ketua JTS, Prof. Ir. Sugiarto, S.T., M.T., Ph.D. menyambut hangat para pimpinan kampus, jamaah masjid, sivitas akademika seperti dosen, mahasiswa dan staf yang memenuhi undangan bukber jurusan sipil hari ini.

"Kami mengapresiasi kehadiran bapak ibu dan  mahasiswa serta masyarakat sekitar kampus telah hadir memenuhi undangan bukber hari ini". Sambut Prof Sugiarto 

Ia berpesan pentingnya menjaga silaturahmi  dan terus menghadirkan kehangatan melalui bukber kali ini di dalam suasana bulan suci ramadan tahun ini.

"Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT". Harapnya

Sementara tausiah ramadan oleh Dr. Muhammad Taufik Iqbal, S.T., M.T. memulai pengantarnya dengan memuliakan para jamaah masjid Ulil Al-Baab yang hadir.

"Semoga kehadiran bapak/ibu membawa rahmat dan kemuliaan untuk berbuka puasa bersama". Ucapnya 

Muhammad Taufik Iqbal membawakan tausiah ramadan menjelang berbuka puasa berpesan agar kita terus terhindar dari penyakit hati seperti rasa kesombongan sebagai manusia apalagi selama dalam menjalankan amalan kebaikan selama bulan suci ramadan.

"Banyak kisah-kisah pembangkangan yang dilakukan oleh makhluk seperti iblis sehingga terusir dari surga". Tegas Taufik Iqbal yang juga dosen sipil ini.

Muhammad Taufik Iqbal mengingatkan untuk merontokkan segala atribut kesombongan yang menempel di badan. Jangan sampai kita mengulangi kesalahan Iblis yang gagal masuk surga karena merasa lebih baik dari yang lain. Jadikan "Insya Allah" sebagai sauh (jangkar) yang menambatkan hati kita pada kerendahan diri di hadapan sang maha kuasa. 

"Jadikan kata Insha Allah sebagai bentuk sauh (jangkar) untuk tetap merendahkan diri dihadapan sang pencipta". Ucap Muhammad Taufik Iqbal diakhir tausiahnya.

Terpisah, Panitia Ramadan Mubarak 1447 H, Fajar, S.T., M.Eng. mengapresiasi partisipasi aktif seluruh sivitas akademika selama ini termasuk jurusan/unit yang memperlihatkan ketulusan menghidangkan takjil dan buka puasa yang terlihat dalam persiapan dan pelaksanaan acara bukber.

"Mari terus menjaga persatuan dan menjaga tradisi positif selama bulan suci ramadan". Kunci dosen kimia ini.


@poltek_upg