English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Tim TMJ PNUP Raih Juara 3 IT FAIR XIV dengan Inovasi SmartTrace: Solusi Tekan Kerugian Pangan Rp 551 Triliun

03 Dec 2025 - 01:36 WITA · 03 Dec 2025 - 16:45 WITA · PUBLIC RELATION · 237

(HumasPNUP) - Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah teknologi nasional. Tim Pesan Coto 3 Ketupat dari Program Studi Teknologi Multimedia dan Jaringan (TMJ) berhasil meraih Juara 3 Kategori Hackathon pada ajang bergengsi IT FAIR XIV yang mengusung tema "Code The Future: Smart Solutions with AI & Blockchain" di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.

Kemenangan ini terasa spesial karena tim TMJ harus bersaing ketat melawan 28 tim terbaik dari berbagai institusi ternama di seluruh Indonesia, seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Juara 1, Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) sebagai Juara 2, serta tim dari BINUS, UNHAS, UC, UNDIP, dan GUNDAR. Tim PNUP membuktikan bahwa inovasi dari TMJ mampu berdiri sejajar dengan institusi-institusi top tersebut.

Tim yang beranggotakan Raffi Fadlika (NIM 426 23 002 - TMJ '23), Indana Fayza Jinan Ulya (NIM 472 24 040 - TMJ '24), dan Muh. Syahrul Ramadhan (NIM 472 24 031 - TMJ '24) ini menghadirkan SmartTrace, sebuah solusi rantai dingin pangan berbasis Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan Blockchain.

SmartTrace dikembangkan untuk mengatasi masalah Food Loss and Waste (FLW) yang menyebabkan kerugian mencapai Rp 551 triliun per tahun di Indonesia. Solusi ini menggabungkan IoT untuk pelacakan suhu real-time, AI untuk prediksi mutu produk, dan Blockchain ID Cryptonesse untuk memastikan data logistik tidak dapat dimanipulasi.

Sistem ini juga memastikan transparansi mutu produk pangan dari hulu ke hilir melalui fitur pemantauan kualitas secara real-time, pelacakan distribusi, serta verifikasi produk berbasis QR Code.

Dalam sesi presentasi final, tim menegaskan bahwa pengembangan SmartTrace didorong oleh kepedulian terhadap besarnya kerugian pangan di Indonesia. "Kerugian Rp 551 triliun bukan hanya angka, tetapi juga mencerminkan hak masyarakat untuk mendapatkan pangan yang layak," ujar mereka.

Ketua Program Studi TMJ PNUP, Nurul Khaerani Hamzidah, S.T., M.T., yang juga bertindak sebagai dosen pendamping, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian tim. "Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa TMJ mampu menghadirkan inovasi digital yang relevan dan memberikan manfaat nyata. Kami sangat mengapresiasi kerja keras Tim Pesan Coto 3 Ketupat yang telah membawa nama baik program studi dan institusi. Hal ini adalah bentuk program regenerasi di TMJ, dan kami akan terus mendukung mahasiswa untuk berprestasi dan berinovasi di kancah nasional," ungkapnya.

Direktur PNUP, Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., juga memberikan apresiasi atas capaian tim. "Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa PNUP pada ajang IT FAIR XIV. Inovasi seperti SmartTrace mencerminkan kemampuan mahasiswa kita dalam menjawab tantangan nyata melalui pendekatan teknologi yang solutif. Institusi akan terus mendorong terciptanya ekosistem akademik yang mendukung kreativitas, kolaborasi, dan inovasi untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat," tuturnya.

PNUP menyambut baik prestasi ini sebagai wujud komitmen institusi dalam mendorong mahasiswa untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi bagi kemajuan teknologi nasional. Capaian ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berkompetisi di tingkat regional maupun nasional.


@poltek_upg