English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

PNUP Gandeng Dua Raksasa Alat Berat: LiuGong dan Trakindo Siapkan SDM Industri 4.0

17 Nov 2025 - 05:26 WITA · 18 Nov 2025 - 15:31 WITA · PUBLIC RELATION · 355

(HumasPNUP) – Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) menggelar serangkaian kegiatan strategis untuk memperkuat kerja sama dengan industri alat berat. Dalam dua hari berturut-turut, PNUP menyelenggarakan kuliah umum bersama PT LiuGong Machinery Indonesia dan melakukan kunjungan industri ke PT Trakindo Utama Makassar. Rangkaian kegiatan ini menandai komitmen kuat PNUP dalam mewujudkan link and match pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri.

 

HARI PERTAMA: KULIAH UMUM BERSAMA PT LIUGONG MACHINERY INDONESIA

 

Pada Senin, 17 November 2025, PNUP menyelenggarakan kuliah umum bertajuk "Kerja Sama LiuGong Machinery Indonesia dan Politeknik Negeri Ujung Pandang" di Aula Lantai 3 Gedung Direktorat Kampus PNUP. Kegiatan ini dihadiri oleh para Wakil Direktur, Ketua Jurusan, Ketua Program Studi, serta sekitar 388 mahasiswa D3 dan D4 dari berbagai program studi di Jurusan Teknik Mesin dan Teknik Elektro.

 

Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Dr. Nurhayati, S.Si., M.T., dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan vokasi dan industri.

 

"Kerja sama dengan PT LiuGong ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan langkah konkret PNUP untuk memastikan kurikulum kami relevan dengan kebutuhan Industri 4.0. Melalui kuliah umum hari ini, mahasiswa langsung mendapatkan wawasan teknologi dan praktik terbaik dari perusahaan berskala internasional," ujarnya.

 

Dr. Nurhayati juga mengapresiasi penanggung jawab Kegiatan Kantor Urusan Internasional atas terlaksananya kegiatan ini dengan baik. Ia menegaskan bahwa ini bukan pertemuan pertama, melainkan rangkaian dari banyak peluang kerja sama yang akan terus dikembangkan.

 

"PT LiuGong memiliki kompetensi yang sangat relevan dengan mahasiswa PNUP. Kami telah memetakan ruang magang dan kesempatan lainnya. Mahasiswa harus memanfaatkan kesempatan ini karena tidak datang setiap hari. Belajarlah dari industri tentang tantangan dan kompetensi yang dibutuhkan. Masa depan hanya dapat diraih oleh mereka yang siap. PNUP siap melanjutkan kerja sama ini demi masa depan mahasiswa," tegasnya.

 

Perwakilan PT LiuGong Machinery Indonesia menyambut baik kemitraan ini dan menyampaikan rasa terima kasih kepada PNUP yang telah memfasilitasi kerja sama jangka panjang ini.

 

"Kami melihat potensi besar pada lulusan PNUP. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam peningkatan kompetensi SDM Indonesia, khususnya di bidang alat berat dan heavy equipment. Kerja sama ini akan membuka peluang magang, penelitian bersama, hingga rekrutmen lulusan terbaik PNUP," jelasnya.

 

Kuliah umum yang dibawakan langsung oleh perwakilan ahli PT LiuGong Machinery Indonesia menyajikan materi mendalam mengenai inovasi teknologi, tren industri alat berat terkini, serta prospek karier di sektor tersebut. Sesi ini disambut antusias oleh mahasiswa, terlihat dari tingginya partisipasi pada sesi tanya jawab.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan teknis rencana tindak lanjut kerja sama, yang mencakup implementasi program magang dan pengembangan kurikulum bersama.

 

HARI KEDUA: KUNJUNGAN INDUSTRI KE PT TRAKINDO UTAMA MAKASSAR

 

Melanjutkan momentum positif, pada Selasa, 18 November 2025, Direktur PNUP Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., bersama jajaran pimpinan melakukan kunjungan industri ke kantor PT Trakindo Utama Makassar. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat dan melanjutkan kolaborasi yang telah terjalin sejak 2014.

 

Rombongan PNUP diterima langsung oleh General Manager Trakindo Makassar, Wenny, beserta jajaran pimpinan perusahaan.

 

"Selamat datang Direktur PNUP beserta rombongan di kantor Trakindo. Kami mengapresiasi kunjungan resmi ini karena sejak 2014 sampai sekarang hubungan baik kami masih terus terbina, terutama dalam menghasilkan lulusan yang siap kerja dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya alat berat. Sejak 2015, kerja sama kami terus ditingkatkan hingga sekarang," sambut GM Wenny.

 

Dalam kunjungan tersebut, Direktur PNUP Prof. Rusdi Nur memperkenalkan jajaran Wakil Direktur yang baru kepada pimpinan Trakindo, yaitu:

  • Prof. Ahmad Rizal Sultan, S.T., M.T., Ph.D. sebagai Wakil Direktur Bidang Akademik
  • Dr. Nurhayati, S.Si., M.T. sebagai Wakil Direktur Bidang Kerja Sama, Perencanaan, dan Sistem Informasi
  • Sitti Sahriana, S.S., MAppLing., sebagai Penanggung Jawab Kegiatan Kantor Urusan Internasional.

 

"Semoga kerja sama kedua belah pihak terus ditingkatkan, dan bisa makin berkembang dimasa depan." ujar Prof. Rusdi Nur.

 

Rombongan PNUP diajak berkeliling melihat situasi kerja di PT Trakindo, termasuk mengunjungi mahasiswa PNUP yang sedang melaksanakan praktik kerja atau magang di perusahaan tersebut.

 

Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Dr. Nurhayati, S.Si., M.T., menambahkan bahwa PNUP siap bergerak cepat, responsif, dan adaptif terhadap kebutuhan industri.

 

"PNUP berkomitmen untuk memastikan setiap lulusan memiliki kompetensi yang relevan, berdaya saing, serta siap kerja. Kerja sama dengan industri seperti PT LiuGong Machinery Indonesia dan PT Trakindo Utama adalah bukti nyata komitmen kami dalam mewujudkan link and match antara pendidikan vokasi dan kebutuhan dunia kerja," tegasnya.

 

Rangkaian kegiatan kerja sama selama dua hari ini menunjukkan keseriusan PNUP dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri. Kolaborasi dengan PT LiuGong Machinery Indonesia dan PT Trakindo Utama diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas lulusan PNUP, khususnya dalam bidang alat berat dan teknologi terkini.

 

Dengan dukungan dari industri, PNUP optimis mampu menghasilkan tenaga kerja vokasi yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0. Kerja sama ini juga menjadi bukti nyata implementasi kebijakan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka dalam mewujudkan link and match antara pendidikan vokasi dan dunia kerja.


@poltek_upg