Inovasi Anti-Begal Karya Mahasiswa PNUP Melaju ke Final Nasional PIMNAS
(HumasPNUP) – Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) kembali mengukir prestasi membanggakan di ajang bergengsi nasional. Satu tim mahasiswa PNUP berhasil menembus babak final Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan akan berlaga di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Ke-38 yang berlangsung 23-28 November 2025 di Universitas Hasanuddin, Makassar.
Pencapaian ini bukanlah hal mudah. Dari lebih dari 36.000 proposal PKM yang masuk dari seluruh Indonesia, hanya sekitar 1.590 proposal yang berhasil lolos pendanaan. Lebih selektif lagi, hanya kurang lebih 400 tim terpilih yang berhak maju ke gelanggang PIMNAS. Tim PNUP membuktikan kualitas dan daya saingnya di tengah kompetisi ketat tingkat nasional ini.
Tim Beto dari Jurusan Teknik Informatika dan Komputer (JTIK), Program Studi Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) membawa inovasi bertajuk "Begal-Detector: Prototipe CCTV Cerdas Berbasis Lightweight Multi-model Framework Sebagai Alat Deteksi Begal yang Akurat dan Cepat Terintegrasi Aplikasi Mobile".
Karya ini hadir sebagai solusi konkret untuk menjawab permasalahan keamanan yang menjadi keresahan masyarakat, khususnya terkait tindak kejahatan jalanan. Dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan dan integrasi aplikasi mobile, inovasi ini berpotensi meningkatkan respons cepat aparat dan memperkuat sistem keamanan publik.
Prestasi ini diraih oleh tim solid yang terdiri dari:
- Ismi Batari Agung (Ketua Tim, Angkatan 23 TKJ-JTIK)
- Ahmad Fadhil Ikram (Anggota, Angkatan 22 TKJ-JTIK)
- Muh. Herlan Pratama (Anggota, Angkatan 23 TKJ-JTIK)
- Nia Mandasari (Anggota, Angkatan 24 TKJ-JTIK)
Di bawah bimbingan Pulung Hendro Prastyo, S.S.T., M.Eng., Dosen TKJ-JTIK, tim ini terus mengasah konsep dan implementasi proyeknya hingga layak berkompetisi di tingkat nasional.
Kesuksesan tim Beto tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Selain backing penuh dari pimpinan PNUP, kolaborasi dengan stakeholder eksternal seperti Kelurahan setempat dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar menjadi kunci. Sinergi ini membuktikan bahwa inovasi mahasiswa PNUP tidak hanya brilian di atas kertas, tetapi juga relevan dan aplikatif untuk kebutuhan riil masyarakat.
Dukungan pemerintah daerah menunjukkan apresiasi tinggi terhadap kontribusi pendidikan vokasi dalam memecahkan masalah sosial melalui teknologi.
Dengan persiapan maksimal dan determinasi tinggi, tim PNUP optimis memberikan penampilan terbaik di PIMNAS Ke-38. Sebagai tuan rumah, Makassar menjadi saksi perjuangan putra-putri terbaik PNUP yang siap mengharumkan nama kampus dan daerah di kancah nasional.
Seluruh civitas akademika PNUP memberikan dukungan penuh dan berharap tim Beto dapat meraih medali sebagai bukti keunggulan pendidikan vokasi Indonesia.








