English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Riset Kolaboratif PNUP dan Pemkab Luwu Utara: Optimalisasi Potensi Pasir untuk Pembangunan Daerah

23 Oct 2025 - 00:46 WITA · 27 Oct 2025 - 17:05 WITA · PUBLIC RELATION · 672

(HumasPNUP) — Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara memperkuat kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung pada 24 Oktober 2025 di Luwu Utara. Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi kedua pihak dalam mendorong riset terapan yang berdampak langsung terhadap pembangunan daerah.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur PNUP, Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., dan Bupati Luwu Utara, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal, khususnya di sektor konstruksi berbasis penelitian ilmiah.

Salah satu bentuk implementasi dari MoU tersebut adalah pelaksanaan kegiatan penelitian kerja sama yang diawali dengan seminar awal dan Forum Group Discussion (FGD) di Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini mengusung tema “Pengembangan Basis Data Karakteristik dan Pemanfaatan Optimal Pasir Kabupaten Luwu Utara pada Berbagai Produk Konstruksi.”

Penelitian yang diketuai oleh Dr. Ir. Andi Maal, M.T. ini berfokus pada penyusunan basis data ilmiah mengenai karakteristik pasir lokal serta strategi optimalisasi pemanfaatannya untuk mendukung pembangunan infrastruktur daerah yang berkelanjutan. Anggota tim peneliti PNUP terdiri atas Dr. Hasmar Halim, S.T., M.T., Andi Batari Angka, S.T., M.T., Dr. Andi Muhammad Subhan, S.T., M.T., Ir. Syahlendra, S.T., M.T., Ir. Aisyah Zakariah, S.T., M.T., Erning Ertami Anton, S.T., M.T., Andi Cempana Sari Iskandar, S.T., M.T., Kissan, S.T., M.T., Imran, Fajrilla Dwi Oktavia, dan Muh. Ismail.

Dalam sambutannya pada kegiatan penandatanganan MoU, Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D. menyampaikan bahwa riset kolaboratif ini merupakan wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam memajukan potensi lokal.

> “PNUP berkomitmen menghadirkan riset yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan daerah. Potensi pasir di Kabupaten Luwu Utara sangat besar dan perlu dikelola secara ilmiah agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta berkontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.

FGD yang dihadiri oleh perwakilan Pemkab Luwu Utara dan tim peneliti PNUP — termasuk Dr. Basyar Bustan, S.T., M.T. dan Ismail Mustari, S.T., M.T. — berlangsung interaktif dengan berbagai masukan konstruktif dari peserta. Diskusi menyoroti arah penelitian, pengembangan basis data karakteristik pasir lokal, penerapan hasil penelitian dalam industri konstruksi, serta potensi penyusunan rekomendasi kebijakan daerah terkait pemanfaatan sumber daya pasir.

Melalui kegiatan ini, PNUP dan Pemkab Luwu Utara menegaskan komitmen untuk mengimplementasikan hasil penelitian terapan secara berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi contoh sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi sumber daya lokal guna mewujudkan pembangunan yang inovatif, berdaya saing, dan berwawasan lingkungan.


@poltek_upg