English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Tim PKM PNUP Wujudkan Lantai Beton Ramah Lingkungan di Pesantren Daarul Ihsan Salenrang

09 Oct 2025 - 07:35 WITA · 09 Oct 2025 - 17:52 WITA · PUBLIC RELATION · 775

(HumasPNUP) – Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) berhasil mengimplementasikan inovasi beton ramah lingkungan di Pondok Pesantren Daarul Ihsan Salenrang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan.

Pesantren Daarul Ihsan Salenrang yang terletak 47,2 km dari Kota Makassar saat ini menghadapi keterbatasan kapasitas pondok pesantren yang tidak sebanding dengan penambahan jumlah santri dan santriwati. Untuk mengatasi hal ini, pihak pesantren memprogramkan pembangunan secara bertahap di atas lahan seluas 18m x 21m yang diperuntukkan khusus bagi santri.

Hingga tahun 2025, pembangunan yang terealisasi baru sebatas pemasangan pondasi, sloof, dan kolom dengan lantai berupa perkerasan tanah dasar yang tidak rata. Kondisi inilah yang mendorong pelaksanaan kegiatan pengecoran lantai beton gedung pesantren.

PKM ini berbasis hasil riset berupa beton ramah lingkungan (environmentally friendly concrete) yang memanfaatkan limbah industri (industry waste) berupa abu terbang (fly ash) batu bara. Metode pelaksanaan pengecoran lantai gedung menggunakan perbandingan volume: 0,75 Semen : 2 Pasir : 3 Batu Pecah : 0,25 Fly Ash : Air.

Menurut Muhammad Idris selaku Ketua Tim PKM, aplikasi pemanfaatan fly ash batu bara menghasilkan beton ramah lingkungan yang sangat bermanfaat dalam mengurangi limbah industri dan menghemat biaya pemakaian semen dalam pembuatan beton hingga 25%.

Implementasi PKM dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Sipil PNUP dari berbagai program studi, yaitu S2 Terapan Rekayasa Perawatan dan Restorasi Jembatan, D4 Perancangan Bangunan Gedung, dan D3 Teknik Konstruksi Gedung. Tim PKM terdiri dari Ketua Muhammad Idris dan anggota Agus Salim, Ashari Ibrahim, Syamsul Bahri Ahmad, Abdul Fattah, Saddam Husein, dan Ramdhani Nur Saputra, serta tim mahasiswa Muhammad Kasrul Syam dan Andi Aqila Azwah dari program studi D4 Perancangan Bangunan Gedung. Keterlibatan mahasiswa ini mewujudkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) terkait Indikator Kinerja Utama (IKU) No. 2, yakni mahasiswa mendapatkan pengalaman pembelajaran di luar kampus.

Kegiatan ini menghasilkan lantai beton ramah lingkungan gedung santri Pesantren Daarul Ihsan Salenrang seluas 8m x 12m (96 m²) dengan ketebalan 7 cm. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan peningkatan pengetahuan praktis kepada masyarakat yang berhubungan dengan metode pelaksanaan pembuatan beton ramah lingkungan dan aspek keselamatan kerja.

Tim PKM mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Politeknik Negeri Ujung Pandang yang telah memberikan bantuan dana dan memfasilitasi kegiatan ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Ihsan dan Kepala Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan yang telah bersedia menjalin kerja sama dalam program ini.

Kegiatan PKM ini diharapkan dapat menjadi contoh penerapan inovasi teknologi berkelanjutan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman praktis di lapangan.


 


@poltek_upg