English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Perwakilan PNUP Hadiri China-ASEAN Conference dan Perkuat Kerja Sama Pendidikan Vokasi Internasional

19 Sep 2025 - 11:42 WITA · PUBLIC RELATION · 567

(HumasPNUP) - Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) mengirimkan dua perwakilannya untuk mengikuti 2025 China-ASEAN Conference on Upgrading Vocational Education Standards Through AI Integration & Annual Conference of China-Indonesia TVET Industry Education Alliance di Guangzhou, China, pada 14-21 September 2025.

Tim delegasi PNUP terdiri dari Sitti Sahriana, S.S., M.AppLing., Penanggung Jawab Kegiatan Kantor Urusan Internasional, dan Dr. Eng. Baso Nasrullah, S.ST., M.T., Koordinator Program Studi D4 Teknik Manufaktur. Kedua perwakilan ini mendapat undangan khusus dari Hope International Economic Cooperation Wuhan Co., Ltd., salah satu mitra strategis internasional PNUP.

Hope International merupakan perusahaan yang memiliki kolaborasi kuat dengan lebih dari 2.000 perusahaan dan 200 institusi pendidikan tinggi. Perusahaan ini berkomitmen membangun ekosistem industri-akademik untuk menghasilkan profesional IT berkualitas dan saat ini mendukung hampir 30.000 mahasiswa melalui program pelatihan vokasi.

Konferensi ini dihadiri berbagai politeknik negeri terkemuka seperti Politeknik Negeri Batam, Politeknik Negeri Manufaktur Bandung, Politeknik Negeri Bandung, Politeknik Negeri Elektronik Surabaya, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Samarinda, Politeknik Negeri Malang, Politeknik Negeri Semarang, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor, serta beberapa politeknik swasta.

Pada 15 September, delegasi mengunjungi Liuzhou Polytechnic University (LZPU) di Guangxi yang berfokus pada industri otomotif, mesin, dan teknologi informasi. Tim PNUP berkesempatan mengeksplorasi fasilitas School of Mechanical and Electrical Engineering, School of Automotive Engineering, dan School of Electronic Information Engineering, serta berinteraksi dengan mahasiswa program pertukaran.

Kunjungan dilanjutkan ke Guangxi Eco-Engineering Vocational & Technical College (GEVTC) untuk membahas peluang kerja sama akademik dan pengembangan program bersama.

Puncak kegiatan berlangsung pada 16 September di Wanda Hotel dengan hadirnya pejabat tinggi Indonesia, yaitu Ojat Darojat (Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kemenko PMK) dan Oki Earlivan Sampurno (Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI).

Dalam kesempatan ini, Sitti Sahriana mewakili Direktur PNUP menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dengan Jiangxi Electric Vocational & Technical College, membuka peluang kerja sama di bidang ketenagalistrikan dan energi terbarukan.

Pada 17 September, delegasi mengunjungi dua perusahaan multinasional terkemuka:

  1. Guangxi Liugong Machinery Co., Ltd. - perusahaan manufaktur mesin konstruksi multinasional, di mana perwakilan PNUP bertemu langsung dengan Presiden Direktur LiuGong Indonesia, Levi Lin, untuk membahas peluang kerja sama strategis.
  2. Liuzhou Wuling Automobile Industry Co., Ltd. - perusahaan otomotif yang berfokus pada desain dan produksi mesin, suku cadang otomotif, serta kendaraan listrik.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan di Wuhan, ibukota Provinsi Hubei, dengan agenda kunjungan ke kantor pusat Hope International pada 18 September. Di sini, masing-masing delegasi politeknik mempresentasikan rencana kerja sama masa depan.

PNUP juga mengunjungi Changjiang Institute of Technology untuk diskusi bilateral dan serah terima plakat institusi. Kunjungan ke PT CCEPC (China City Environment Protection Engineering Limited Company) membuka peluang kerja sama dalam penyediaan tenaga kerja terampil bidang perlindungan lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam.

Pada 19 September, perwakilan PNUP bersama Politeknik Negeri Batam mengunjungi Jiangxi Electric Vocational & Technical College di Nanchang untuk membahas kerja sama spesifik di bidang pembangkit listrik dan teknologi energi terbarukan.

Rangkaian kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat posisi PNUP dalam kancah pendidikan vokasi internasional dan membuka peluang pengembangan program studi yang lebih relevan dengan kebutuhan industri global, khususnya di bidang teknologi, manufaktur, dan energi terbarukan.


@poltek_upg