English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

PNUP Dukung Peningkatan Produktivitas UMKM Bawang Goreng Melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat

18 Sep 2025 - 04:07 WITA · 18 Sep 2025 - 15:17 WITA · PUBLIC RELATION · 600

(HumasPNUP) - Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan tri dharma perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) kali ini memberikan kontribusi nyata kepada kelompok usaha kecil pembuatan bawang goreng di Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, Makassar.

PNUP memberikan bantuan berupa mesin pengupas bawang merah berteknologi tepat guna kepada UMKM Bawang Goreng "Cahaya Nur" yang diketuai Ibu Rosi di Jl. Batuoddang, Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, Makassar. Mesin pengupas bawang yang digerakkan motor listrik ½ HP ini bertujuan untuk meringankan beban kerja pengupasan bawang, meningkatkan produktivitas, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan mitra.

Selain bantuan mesin, kegiatan PKM ini juga meliputi pembimbingan manajemen usaha, branding usaha, pengurusan Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) dan sertifikasi Halal, serta pembuatan website usaha untuk mendukung pemasaran digital. Dengan jangkauan pemasaran yang lebih luas, diharapkan pendapatan mitra dapat meningkat secara signifikan.

Tim pelaksana pengabdian mengidentifikasi beberapa permasalahan yang dihadapi mitra. Dengan 10 karyawan dan kemampuan memproses 1 ton bawang sebanyak 3-4 kali per bulan, UMKM "Cahaya Nur" hanya mampu meraih keuntungan bersih sekitar Rp 13.000.000 per bulan.

Kendala utama terletak pada proses pengupasan bawang yang masih dilakukan secara manual. Para karyawan harus membawa bawang pulang ke rumah untuk dikupas, yang tentunya tidak efisien dan memberatkan. Selain itu, manajemen usaha belum tersentuh sistem penjualan dan pemasaran online, sehingga dalam kurun waktu satu dekade, pendapatan usaha mitra stagnan bahkan cenderung menurun akibat persaingan dengan kompetitor yang sudah memanfaatkan pemasaran digital dan distribusi melalui swalayan.

Dengan adanya mesin pengupas bawang otomatis, diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan wawasan berwirausaha mitra. Proses produksi menjadi lebih efisien, beban kerja karyawan berkurang sehingga mereka dapat lebih fokus pada proses lainnya.

Kombinasi antara teknologi tepat guna, P-IRT dan sertifikasi halal yang sudah dimiliki, serta implementasi pemasaran online diharapkan dapat mendorong perkembangan usaha dan peningkatan pendapatan mitra secara berkelanjutan.

Program PKM ini dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari Ketua Tim Ir. Abdul Salam, M.T., didampingi anggota tim Nurhidayanti, M.T. dan Drs. Muhammad Jayadi, M.Si. Dalam pelaksanaannya, tim juga melibatkan dua mahasiswa yaitu Febriansyah dan Irfan Sabar yang turut berkontribusi dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini.

Tim PNUP terlibat aktif dalam penyuluhan terapan dengan mendemonstrasikan cara kerja mesin pengupas bawang merah dan melatih mitra dalam penggunaan serta perawatannya. Pendekatan hands-on ini memastikan bahwa teknologi yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Dalam pelaksanaan PKM ini, seluruh permasalahan yang dihadapi mitra dalam usaha pembuatan bawang goreng dan branding usaha menjadi perhatian utama tim pelaksana PNUP. Mitra juga berencana menjalin kerja sama lebih lanjut untuk meningkatkan usaha mereka di masa depan.


@poltek_upg