English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

PNUP Implementasikan Sistem Irigasi Bertenaga Surya Berbasis IoT untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

05 Sep 2025 - 03:37 WITA · 05 Sep 2025 - 11:38 WITA · PUBLIC RELATION · 643

(HumasPNUP) – Tim dosen Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Program ini mengusung judul "Penerapan Sistem Irigasi Berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan Internet of Things untuk Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi Supply Chain Produk Pertanian."

Tim yang dipimpin oleh Prof. Ir. Nur Hamzah, M.T., Ph.D., bersama anggota Ahmad Nurul Muttaqin, S.S.T., M.T., dan Dian Gita Utami, S.T., M.A.B., serta enam mahasiswa PNUP, berhasil menghadirkan teknologi ramah lingkungan berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dilengkapi sistem Internet of Things (IoT) untuk mengoperasikan pompa tenaga surya.

Selain instalasi utama, tim juga membangun fasilitas pendukung berupa sistem CCTV, jaringan listrik, dan penerangan lampu pada rumah sawah milik Mihdar, Ketua Kelompok Tani setempat.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya berfokus pada transfer teknologi, tetapi juga dikemas dengan program pelatihan dan pendampingan intensif kepada petani lokal. Materi yang diberikan meliputi penyusunan modul pelatihan manajemen input produksi (supply chain management sederhana), pendampingan intensif dalam pencatatan kebutuhan dan penggunaan air, serta pelatihan manajemen produksi pertanian yang efisien.

Menurut Prof. Hamzah, sistem ini dirancang agar petani dapat memanfaatkan energi terbarukan secara berkelanjutan sekaligus memantau kinerja pompa irigasi melalui aplikasi IoT.

"Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi distribusi air, mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional, dan memperkuat produktivitas pertanian di desa," ujarnya.

Mihdar selaku Ketua Kelompok Tani memberikan apresiasi tinggi terhadap program PNUP ini. Menurutnya, kehadiran pompa tenaga surya yang dilengkapi IoT sangat membantu menjamin kebutuhan air sawah, terutama saat musim kemarau.

"Sebelumnya kami harus mengeluarkan biaya besar untuk solar atau listrik PLN. Sekarang biaya operasional berkurang dan kami bisa memantau kondisi pompa dari jarak jauh. Ditambah lagi ada pelatihan manajemen produksi yang membuat kami lebih teratur dalam mengelola pertanian. Ini sangat membantu meningkatkan hasil panen dan memperlancar rantai pasok pertanian kami," ungkap Mihdar.

Kegiatan ini ditutup dengan serah terima sistem PLTS dan instalasi kepada kelompok tani, disertai komitmen pendampingan berkelanjutan oleh tim PNUP untuk memastikan keberlanjutan program.

Inisiatif ini menjadi bukti nyata peran strategis perguruan tinggi vokasi dalam mendukung transisi energi bersih, pemberdayaan petani, serta penguatan sumber daya manusia di sektor pertanian berbasis teknologi.


@poltek_upg