English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

PNUP Gelar Seminar International Kemaritiman

06 Feb 2018 - 15:48 WITA · HUMAS · 1,356

Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) menggelar Seminar Internasional Kemaritiman dengan tema “Peran Pendidikan Tinggi Vokasi dalam Mendukung Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia”, pada Selasa (6/2) bertempat di aula kampus I PNUP. Seminar sehari yang terselenggara atas kerja sama Kedutaan Besar Inggris dan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) ini dihadiri oleh peserta yang berasal dari 43 PTN/PTS yang berada di kawasan Indonesia Timur beserta beberapa pihak industri yang terkait dengan kemaritiman.

Dalam sambutannya saat membuka seminar, Dr. Ir. Hamzah Yusuf, M.S., selaku Direktur PNUP mengungkapkan terima kasih atas terpilihnya PNUP sebagai satu dari tiga Politeknik Negeri yang dipilih oleh Kedutaan Besar Inggris bersama Kemenristekdikti untuk menyelenggarakan seminar yang berlevel internasional di bidang kemaritiman. Dirinya berharap agar dari penyelenggaraan seminar ini nantinya mampu membantu memperkuat kerja sama di bidang kemaritiman sehingga dapat meningkatkan peran pendidikan vokasi seperti PNUP di dunia usaha dan industri maritim yang potensinya sangat besar di Indonesia.

Di kesempatan yang sama, Kepala Subdirektorat Kerja Sama Perguruan Tinggi Kemenristekdikti, Purwanto Subroto, Ph. D., menyampaikan bahwa kebijakan merevitalisasi kekayaan potensi Indonesia sebagai negara maritim telah lama dicanangkan pemerintah untuk segera diwujudkan. Hal mendasar yang mendesak untuk segera dilakukan adalah  mendidik sebanyak mungkin putra-putri bangsa Indonesia untuk memiliki keahlian di bidang kemaritiman agar menjadi tenaga terampil yang handal dalam mengelola kekayaan laut Indonesia yang berlimpah ruah. Oleh sebab itu, pemerintah melalui Kemenristekdikti menjadikan pendidikan vokasi di bidang kemaritiman sebagai salah satu program prioritas pemerintah.

Berbagai bidang semakin dikembangkan melalui pendidikan vokasi seperti bidang kemaritiman, bidang material, bidang elektronik, bidang pembuatan kapal, bidang pangan,  dan bidang manufaktur. Semuanya bertujuan untuk menghasilkan tenaga terampil berkualitas yang siap pakai di bidang kemaritiman yang akan menjadi ujung tombak negara dalam mengolah berbagai potensi dan kekayaan maritim Indonesia.

Kedutaan Besar Inggris sebagai salah satu pemrakarsa seminar internasional kemaritiman menghadirkan dua nara sumber pakar kemaritiman yaitu Angus Ferguson yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kurikulum Keterampilan Maritim Fakultas Ilmu Nautika City of Glasgow College Inggris dan David Kelly yang menjabat sebagai Direktur Asia Pasifik Institute Marine Engineering, Science, and Technology Singapore. Ada lima poin penting yang siap ditawarkan Kedutaan Besar Inggris kepada perguruan tinggi vokasi di Indonesia terkait kemaritiman yaitu kerangka kerja pengembangan keterampilan berbasis pekerjaan maritim, kerja sama dalam pusat penelitian, keterampilan dan berbagi informasi tentang manajemen pelabuhan, pembuatan dan perbaikan kapal, serta sertifikasi profesional bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris bagi sumber daya manusia yang berkecimpung di sektor maritim.

 


@poltek_upg