English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

BAN-PT Visitasi Prodi Teknik Pembangkit Energi PNUP

26 May 2016 - 14:18 WITA · INSTITUSI · 838

Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) mendapat kunjungan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dalam rangka proses akreditasi program studi (prodi) S1 Terapan Teknik Pembangkit Energi Jurusan Teknik Mesin. BAN-PT yang diwakili oleh Prof. Adit Kurniawan, M. SC., Ph. D. dan Dr. Enjang Akhmad Juanda, M. Pd., M. T. melakukan visitasi ke PNUP dalam bentuk asesmen lapangan  selama 3 hari yaitu 26 - 28 Mei. Asesmen lapangan merupakan salah satu tahap yang harus dipenuhi untuk proses akreditasi sebuah prodi.

Dalam sambutannya saat menerima tim BAN-PT, Wakil Direktur II PNUP, Andi Gunawan. S.E., M. Com. Ak., menyampaikan bahwa asesmen lapangan menjadi salah satu tahap sangat penting sebab akan dilakukan sejumlah kegiatan seperti verifikasi, validasi, dan melengkapi data serta informasi yang disajikan dalam borang, serta melakukan penilaian lapangan di prodi yang  bersangkutan. Untuk itu, ia berpesan kepada semua tenaga pendidik dan tenaga kependidikan prodi  S1 Terapan Teknik Pembangkit Energi PNUP agar benar-benar maksimal memberikan pelayanan dan dukungan terkait asesmen lapangan.

Ditambahkan oleh Andi Musdariah, S.S., M. Hum., selaku Kepala Unit Akreditasi PNUP, selama pelaksanaan asesmen lapangan selama 3 hari, prodi harus  menyediakan semua data atau informasi pendukung borang beserta bukti lainnya untuk kepentingan asesmen lapangan serta memberikan penjelasan isi borang yang telah disampaikan kepada BAN-PT beserta informasi pelengkap yang dipandang perlu. Di samping itu, prodi juga harus memfasilitasi pertemuan asesor dengan dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, pengguna lulusan, dan mitrakerja yang dianggap perlu.

Prodi S1 Terapan Teknik Pembangkit Energi PNUP yang berdiri sejak 2008 bertujuan menghasilkan tenaga profesional yang unggul dan mampu merencanakan suatu sistem pembangkit tenaga  yang menggunakan bahan bakar baik yang konvensional maupun yang berkelanjutan (suistainable energy). Dengan masa tempuh pendidikan selama 4 tahun, pendidikan terapan yang dijalankan memiliki jenjang pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar berdasarkan survey dan data kuisioner dari berbagai perusahaan dan instansi pemerintah.

 


@poltek_upg