English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Dirjen Dikti Resmikan Kampus Baru PNUP

26 Sep 2014 - 10:09 WITA · INSTITUSI · 1,001

Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) kini telah mempunyai kampus II yang terletak di daerah Moncongloe Kabupaten Maros. Kampus baru tersebut diresmikan pemanfaatannya oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M. Sc., mewakili Menteri pendidikan dan Kebudayaan pada Jumat, 26 Oktober 2014. Pada peresmian tersebut turut juga dihadiri oleh Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Ditjen dikti, Prof. Ir. Hermawan Kresno Dipojono, MSEE., Ph. D., beserta undangan lainnya.

Pembangunan kampus baru PNUP mulai dilakukan sejak 2011 di atas lahan seluas kurang lebih tiga puluh hekta are yang dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung seperti gedung rektorat, perpustakaan, auditorium, masjid, pusat kegiatan mahasiswa, sport hall, dan lecture theatre. Kampus lama PNUP sendiri yang berada dalam lingkungan kampus Universitas Hasanuddin masih tetap digunakan seperti biasa.

“PNUP sebagai politeknik terbesar di kawasan timur Indonesia harus semakin berbenah untuk menjadi pusat pendidikan vokasi  dengan sumber daya manusia yang handal. Guna mendukung hal tersebut tentunya diperlukan sarana dan prasarana yang menunjang sehingga dengan pembangunan kampus baru PNUP yang jauh lebih besar dari kampus sebelumnya begitu pula dengan pengadaan peralatan penunjang kegiatan pendidikan dan penelitian diharapkan dapat memperkuat pengembangan pendidikan tinggi politeknik,” demikian dikatakan Dr. Ir. Hamzah Yusuf, M.S., selaku Direktur PNUP periode 2014-2018 yang baru saja dilantik pada 19 september lalu di Jakarta.

Ditambahkan lagi oleh Dr. Ir. Hamzah Yusuf, M.S.,  dengan jumlah mahasiswa PNUP yang saat ini aktif kuliah sebanyak hampir 3000-an orang, kondisi kampus lama dirasakan sudah tidak kondusif lagi untuk menampung jumlah mahasiswa yang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan begitu pula proses belajar mengajar yang selalu mengalami dinamika seiring dengan perkembangan teknologi yang berkembang dengan pesat. Apabila tidak diimbangi dengan pemberian ruang yang layak dan bersyarat, dipastikan akan terjadi distorsi yang sedikit banyak akan memberikan dampak terhadap pengembangan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki PNUP.

Direktur Jenderal Ditjen Dikti menyambut baik kehadiran kampus II PNUP yang dinilainya sebagai terobosan guna peningkatan kualitas politeknik yang nantinya mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan nasional khususnya untuk kawasan timur Indonesia. Apalagi saat ini pendidikan yang berbasis vokasi menjadi salah satu jenjang pendidikan tinggi yang banyak memberikan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia yang handal dan terampil di berbagai bidang industri Indonesia. Kedepannya, Prof.Dr. Djoko Santoso, M.Si., berharap agar kampus baru PNUP dapat lebih memberi motivasi para dosen, staf, dan mahasiswa PNUP untuk lebih mampu memberikan warna terhadap kualitas pendidikan di Makassar. Selain itu juga mutu pembelajaran dapat lebih meningkat setelah tersedianya sarana dan prasarana yang akan melengkapi kampus baru PNUP.

PNUP saat ini mengelola 11 program studi D-3 dan 10 program studi S-1 terapan yang terfokus pada bidang engineering dan bisnis. Dengan semakin bertambahnya jumlah program studi yang diselenggarakan oleh PNUP tentu berbagai sarana dan prasarana seperti laboratorium, bengkel, dan lain-lain akan bertambah. Kehadiran kampus II PNUP yang dilengkapi sarana dan prasaran modern diharapkan mampu membangkitkan semangat dan motivasi yang tinggi dari seluruh civitas akdemika dan keluarga besar PNUP dalam hal menunjang pelayanan pendidikan kualitas pendidikan yang berbasis vokasi atau keahlian terapan sehingga akan berdampak pada percepatan pembentukan generasi intelektual yang berkarakter dan sarat dengan kecerdasan dan keterampilan.

 
 
 

@poltek_upg