English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Menteri PPN Monitoring Program PEDP ADB di PNUP

03 Jun 2014 - 07:31 WITA · INSTITUSI · 2,026

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Prof. Dr. Armida Salsiah Alisyahbana, S.E., M.A., bersama Wakil Direktur Asian Development Bank (ADB) untuk Indonesia, Edimon Ginting melakukan kunjungan ke Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan program Polytecnic Education Development Project (PEDP) ADB pada Selasa, 2 Juni 2014. Menteri PPN dan rombongan diterima langsung oleh Direktur PNUP beserta segenap jajaran pejabat PNUP bersama Direktur Politeknik Negeri Pertanian Pangkep dan Direktur Politeknik Negeri Fak-Fak yang juga turut terlibat dalam program PEDP ADB.

“ Maksud dari monitoring dan evaluasi  ini untuk mengetahui pencapaian yang telah diperoleh dan hambatan apa saja dibutuhkan oleh PNUP sebagai salah satu Politeknik Negeri yang ditunjuk Dikti bekerja sama dengan Kementerian PPN dalam program PEDP ADB mewakili koridor Sulawesi,” demikian disampaikan Prof. Dr. Armida Salsiah Alisyahbana, S.E., M.A. Ditambahkan lagi olehnya bahwa program tersebut merupakan program yang sangat tepat untuk mengembangkan potensi setiap wilayah yang ada di Indonesia karena telah dikondisikan dengan keunggulan dan potensi strategis masing-masing. Keterkaitan penting lainnya adalah pengelolaan potensi wilayah tentu membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang handal sehingga politeknik sebagai pendidikan tinggi yang berbasis vokasi atau keahlian terapan dirasa mampu menjadi sarana yang tepat untuk menghasilkan SDM yang termapil dan mampu berdaya saing tinggi.

Sementara itu menurut Direktur PNUP, Dr. Pirman, M.Si., politeknik yang dipimpinnya bersama Politeknik Pertanian Negeri Pangkep  dipercaya oleh Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) dan ADB sebagai wakil koridor Sulawesi dimana koridor Sulawesi akan dikembangkan sebagai pusat produksi dan pengolahan hasil pertambangan nikel nasional dan perikanan, Untuk mendukung percepatan pengembangan tersebut, pihak PNUP telah menjalin kerja sama dengan PT Vale Soroako, PT Aneka Tambang Pomala, dan PT Wedabay Halmahera Ternate. PNUP diharapkan mampu memberukan kontribusi pada pencapaian sasaran Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) pada sektor pertambangan nikel. Di kesempatan yang sama Direktur PNUP juga menjelaskan kemajuan yang telah dicapai Politeknik Negeri Fak-Fak sebagai binaan PNUP.

PEDB ADB merupakan program yang dilaksanakan oleh Dikti dengan bantuan dari ADB yang diimplementasikan di beberapa politeknik negeri di Indonesia termasuk PNUP. Program tersebut sebagai usaha ikut mendorong peningkatan dan perluasan ekonomi Indonesia sesuai dengan MP3EI. Melalui  program PEDP ini PNUP menjadi penopang supporting system sektor pertambangan nikel. Fokus utama PNUP pada program ini terletak pada penggunaan atau pemanfaatan teknik dan atau teknologi untuk mengembangkan atau meningkatkan kualitas dan kuantitas proses produksi sehingga memberikan nilai tambah pada proses produksi hilir sesuai keunggulan dan potensi pada setiap koridor.


@poltek_upg