YOU ARE HERE: Home

Program Pengembangan Pendidikan Politeknik Negeri

Makassar, 10 Januari 2012 – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud R.I. bekerja sama dengan Asian Development Bank (ADB) menetapkan Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) sebagai salah satu Politeknik Negeri dalam Program Pengembangan Pendidikan Politeknik Negeri periode 2012 – 2025 bersama 12 Politeknik Negeri se-Indonesia lainnya. Politeknik Negeri tersebut adalah Politeknik Negeri Pertanian Payakumbuh, Politeknik Negeri Lampung, Politeknik Negeri Padang, Politeknik Manufaktur Bandung, Politeknik Negeri Bandung, Politeknik Negeri Jember, Politeknik Negeri Manado, Politeknik Negeri Bali, Politeknik Negeri Ambon, Politeknik Negeri Pontianak, dan Politeknik Negeri Samarinda.

“Program Pengembangan Pendidikan Politeknik Negeri merupakan program pengembangan yang dititikberatkan pada pembangunan pengembangan SDM dan peningkatan riset yang berbasis potensi keunggulan daerah guna mendukung pembangunan di setiap pulau yang ada di Indonesia berdasarkan keunggulan dan potensi strategis wilayah masing-masing,”demikian dijelaskan oleh Dr. Illah Sailah, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dirjen Dikti. Ditambahkan lagi olehnya bahwa ke-12 Politeknik Negeri yang ditetapkan oleh Dirjen Dikti dan ADB mewakili setiap pulau yang ada di Indonesia yang dibagi menjadi koridor Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali-Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Papua-Maluku.

Sementara itu menurut Direktur PNUP, Dr. Pirman, M.Si., politeknik yang dipimpinnya bersama Politeknik Negeri Manado dipercaya oleh Dirjen Dikti dan ADB sebagai wakil koridor Sulawesi dimana koridor Sulawesi akan dikembangkan sebagai pusat produksi dan pengolahan hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan, serta pertambangan nikel nasional. Untuk mendukung percepatan pengembangan tersebut, pihak PNUP akan menjalin kerja sama dengan beberapa pihak terkait seperti Dinas Pertanian , Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkebunan, Dinas Pertambangan dan Energi, PT INCO, dan PT ANTAM.

Program yang terselenggara atas hasil kerja sama Dirjen Dikti dan ADB tersebut akan dimulai tahun ini hingga 2025. Dari 29 Politeknik Negeri yang ada di Indonesia, Dikti dan ADB akhirnya sepakat memilih 12 Politeknik Negeri sebagai nominasi. Unsur terpenting yang dinilai oleh Dikti dan ADB adalah potensi kemampuan tiap politeknik dalam mengelola dan menjaga keberlanjutan proyek karena dana yang digelontorkan oleh pemerintah dan ADB mencapai nilai USD 73.5 juta. Penilaian lainnya ditinjau dari unsur :

1.   Pemetaan Politeknik 2010;

2.   Relevansi program studi politeknik terhadap fokus sektor yang akan dikembangkan;

3.   Kualifikasi SDM (tenaga pendidik);

4.   Jumlah mahasiswa, nilai akreditasi Badan Akreditasi Nasional (BAN);

5.   Pengalaman mengelola Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN)

6.   Perolehan dana APBNP

Program pengembangan pendidikan untuk Politeknik Negeri tersebut secara umum akan terfokus pada penggunaan atau pemanfaatan teknik dan atau teknologi untuk mengembangkan atau meningkatkan kualitas dan kuantitas proses produksi sehingga memberikan nilai tambah pada proses produksi hilir sesuai keunggulan dan potensi pada setiap koridor. Hal tersebut tentunya sangat sejalan dengan jenis pendidikan yang memang diterapkan pada politeknik yaitu pendidikan yang berbasis vokasi.

Last Updated ( Tuesday, 10 January 2012 08:58 )  

Hubungi Kami

Politeknik Negeri Ujung Pandang, Indonesia

  • Address: Jl. Perintis Kemerdekaan Km 10 Tamalanrea Makassar 90245
  • Tel: (0411) 585365-585367, 585368
  • Fax : (0411)586043